Popular Products
-
senapan angin pcp FWB 800 Evolution Spesifikasi Produsen Feinwerkbau-FWB Kaliber 0,177 kal Kecepatan 574 fps kondisi Baru Ac...
-
Fitur Senapan angin pcp Benjamin Armada MAGPUL®, 0,22 kal pneumatik diisi sebelumnya 10-shot repeater dengan fitur auto-pengindeksan ...
-
Mengenal Lebih Dekat dengan Olahraga Memanah Mengenal Lebih Dekat dengan Olahraga Memanah – Jika saat ini sedang ramainya jenis-...
-
Inilah Atlet Peraih Emas Sulsel di PON XIX Jabar 19 September 2016 FAJAR, BANDUNG – Kontingen Sulawesi Sela...
-
Senapan Angin Dual Power Gejluk PCP Merek Pasopati Bonus : Peredam, Tali sandang, Sparepart, Mimis dan Surat Tanda Kepemilikan Senapan...
-
Data Pribadi Nama : Agus Riyono TTL : Rasau Jaya, 20 Januari 1998 JK : Laki-Laki Alamat : Rasau Jaya No. Hp...
-
Senapan angin ini memiliki kualitas tinggi dengan akurasi yang baik. Senapan angin ini cocok untuk digunakan berburu kelas tinggi. Tabung...
Women Clothes
Total Tayangan Halaman
Blog Archive
Arsip Blog
Diberdayakan oleh Blogger.
JASA PENGIRIMAn
Labels
Menu - Pages
Mengenai Saya
BTemplates.com
Label:
olahraga
Inilah Atlet
Peraih Emas Sulsel di PON XIX Jabar
19 September 2016
FAJAR, BANDUNG – Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga saat ini baru
mengantongi empat medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat,
Minggu, 18 September.
Ketiga medali ini dipersembahkan
oleh Aditya Wahyudi Muhammad di kelas -60 kg dari cabang olahraga (cabor) judo,
emas kedua dari Robby/Anita Tandi pada nomor dance sport cha cha, dan Ivan
Otnieliem/Vany Jusak Otnieliem nomor dance sport Rising Star pada dance sport.
Sedangkan emas ketiga dari Hendro
Salim dari cabor karate di kelas 84 kg. Adapun emas dipersembahkan Hendro usai
mengandaskan perlawan wakil DKI Jakarta, Baskoro Ndaru Murti dengan skor 5-3 di
kelas -60 kg.
Untuk Aditya Wahyudi Muhammad di
kelas -60 kg setelah mengalahkan pejudo tuan rumah, Jawa Barat, Fendi Martin
dengan mencatat kemenangan ipong (telak 10-0).
Sedangkan, Robby/Anita Tandi pada
nomor dance sport cha cha, dan Ivan Otnieliem/Vany Jusak Otnieliem nomor dance
sport Rising Star pada dance sport usai mengalahkan para pensaingnya utamanya
dari tuan rumah, Jawa Barat.
Bagi Hendro, ini adalah emas ketiga
kalinya dia persembahkan untuk Sulsel selama berlaga di PON. Mulai Pon XVII
2008 dan XVIII 2012. “Saya belum tahu apakah ini akan menjadi PON terakhir
saya. Saya belum memikirkan itu,” ucap Makassar, 18 April 1988.
“Untuk kejuaraan dunia dan SEA Games
aku belum berfikir kesana. Karena kemarin-kemarin saya hanya ingin fokus PON
ini saja,” tambahnya. (sua)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar